Sebelumnya boleh ya saya nanya? Pernah nggak sih teman-teman saat menawarkan ke calon pelanggan, ditolak? Jawabnya dalam hati ya! “Sering apa sering banget”😅
Apalagi kalau ngajak jualan, wuih pasti segudang alasan yang kita terima.

Nah bagi pemula, jualan itu memang nggak semudah yang kita pikirkan, banyak sekali tantangannya, tapi kalau sudah sekali bisa ya akan bisa selamanya. Dan yang namanya jualan itu, terkadang mempunyai perasaan takut, namanya juga pemula ya wajar dong mempunyai perasaan takut. Mungkin takut ditolak atau takut salah.

Kebanyakan orang belum memulai aja, ngomongnya sudah takut melakukan kesalahan. Belum diputuskan sudah takut salah duluan.

Selama kita tidak pernah memutuskan, artinya kita juga tidak mempunyai pengalaman karena tidak punya pengalaman akhirnya nggak mulai-mulai jualannya dan suksespun bisa tertunda.

Nah kalau ditanya siapa yang mau bertumbuh? Semua orang pasti mau bertumbuh dong!

Tapi anehnya orang yang mau bertumbuh ini, takut mengalami kesalahan, padahal setiap orang yang sukses sekalipun pasti pernah mengalami yang namanya kesalahan.

Boleh kita lihat pengalaman leader-leader di BP, apakah ujug-ujug langsung sukses? Leader-leader besar di BP pernah juga melakukan kesalahan dan dari kesalahan itu, mereka punya pengalaman, dan pada akhirnya beliau berhak untuk sukses.

Adapun yang lebih penting ketika kita berbuat kesalahan, mestinya melakukan evaluasi dan introspeksi. Agar kesalahan itu tidak terulang kembali di kemudian hari.

Misal kita di suruh leader untuk melakukan penawaran sebanyak 10 kali, kenapa kita tidak actionnya 100 kali? Mestinya action kita pol-polan, ikhtiarnya juga pol-polan, sungguh-sungguh berjuang, semangat 45.

Di BP, kalau ingin bertumbuh dengan cepat, caranya simpel banget. Ikutlah pembinaan rutin dan pol-polan saat menawarkan. Simpel banget!

Nah kalau belum sukses di BP jangan menyalahkan orang lain. Cek kesalahan kita, misal kemarin nawarin ke calon konsumen, kok belum closing ya? Salah dimana? Nah bisa di ganti dengan kata-kata yang bisa meng-closingkan dengan cara sering-sering belajar tentang WhatsApp marketing ketika kita melakukan penawaran melalui WhatsApp. Sukses itu di tangan kita bukan di tangan orang lain.

Mulailah belajar dan bertanggung jawab atas kesalahan yang pernah kita lakukan, artinya kita sudah siap untuk memulai proses belajar.

Kalau perlu buatlah target yang lebih baik, karena target akan membuat kita lebih fokus pada perbaikan, istilah di BP, ya ITP ( Improve The Process ).

Terakhir jangan pernah malu untuk selalu belajar sama orang yang sudah sukses duluan. Minta tipsnya apa?

Jangan merasa nggak enak hati untuk belajar, karena ini semua akan sangat membantu kita memperbaiki diri dari setiap kesalahan yang sudah kita lalui.

Sip ya.😊
Semoga bermanfaat.🙏
Haryono.

Open chat
Konsultasi via WA?