Dalam Islam, ada sebuah konsep yang namanya qona’ah, yang berarti merasa cukup atas apa yang telah Allah berikan.

Nah, tak jarang konsep ini di maknai terlalu saklek, dan justru membuat seseorang itu menjadi pribadi yang kurang greget untuk lebih maju.

Tidak sedikit orang yang berpikirnya begini :

  • “Nggak perlu terlalu ngejar dunia, toh nggak dibawa mati.”
  • “Nggak perlu kaya, nanti hisabnya lama.”
  • “Dunia ini sementara, jangan terlalu sibuk dengannya.”
  • “Duit bukan jaminan bahagia, duit bukan yang utama…”

-Dll.

Hati-hati mindset yang begini, jika kurang tepat memaknainya justru bisa membuat seorang muslim itu lemah finansial, nggak mau maju.

Ingat, Islam itu tinggi dan mulia. Jangan sampai pola pikir dan perilaku kita yang membuatnya rendah dan di pandang sebelah mata.

Sebagai seorang muslim haruslah menjadi contoh dan teladan bagi banyak orang. Dalam berbagai aspek kehidupan.

Sekarang mari kita membuka mata dan hati kita :

  • Tujuan manusia di ciptakan adalah untuk beribadah, butuh tempat dan fasilitas yang nyaman, misalnya masjid. Untuk mewujudkannya nggak bisa cuma sekedar minta-minta di pinggir jalan.
  • Mau bangun pesantren, nggak bisa hanya selalu mengandalkan uang donasi yang nggak pasti.
  • Mau berqurban, nggak bisa hanya selalu alasan nunggu mampu. Tapi serius upayakan, agar dimampukan.

Merasa cukup itu harus. Tapi gunakan prinsip ini untuk hal-hal pribadi saja. Jika konteksnya adalah kebaikan dan kebermanfaatan, jangan pernah merasa cukup.

Kita makhluk sosial, jangan hanya berpikirnya dapur dan perut sendiri saja. Jangan hanya berpikirnya yang penting saya bisa makan, orang lain bodo amat. Jangan hanya berpikirnya yang penting saya Sholih, orang lain biarin aja mau maksiat.

Ingat, sebaik-baik manusia adalah yang membawa manfaat bagi orang lain. Jadilah wasilah kebaikan untuk sesama. Hidup kita manfaatnya bisa dirasakan oleh banyak orang.

Kita sudah paham bahwa dunia adalah tempat mengumpulkan bekal. Artinya semua fasilitas yang ada di dunia ini memang sudah Allah siapkan untuk di gunakan, sebagai penunjang ketaatan.

Bukan dunianya yang bermasalah, bukan hartanya yang bermasalah. Tapi terkadang sikap manusia tentang dunia & harta yang bermasalah.

Alhamdulillah, wasilah komunitas BP ini kita di bimbing untuk bisa lebih bijak dalam memaknai harta. Sehingga tidak tabu dengan kekayaan, serta bisa lebih mengoptimalkan harta agar menjadi bekal kelak memasuki surga. InsyaaAllah.

Sip ya 🙂
Semoga bermanfaat 🙏

Open chat
Konsultasi via WA?