Kolesterol adalah salah satu produksi dari tubuh kita yang bisa berakibat fatal jika dibiarkan tinggi. Kolesterol tinggi dan gejalanya ini perlu diwaspadai karena dapat memicu penyakit lainnya salah satunya adalah jantung koroner. Nah, bagaimana cara untuk mencegah agar kolesterol tinggi dan gejalanya ini?

Ternyata di dalam hidup kita pada umur tertentu, kita perlu lebih intens memperhatikan kesehatan kita dibandingkan saat masih muda. Terutama saat sudah berusia semakin tua seperti ketika sudah berumur 40 tahun ke atas. Salah satu yang perlu diperhatikan adalah kadar kolesterol tinggi dan gejalanya yang bisa memicu penyakit-penyakit. Berikut berbagai informasi untuk mengenalinya.

Kolesterol Merupakan Produksi Organ Tubuh

Tahukan Anda ternyata tubuh kita memang memproduksi kolesterol? Wah kalau begitu apakah tubuh kita sendiri yang menyebabkan penyakit? Nah, ternyata tidak semudah itu untuk menyimpulkannya. Perlu dipahami dulu metabolisme dalam tubuh yang akhirnya menjadikan kolesterol tinggi dan gejalanya.

Menurut situs Alo Dokter, kolesterol merupakan zat yang diproduksi secara alami oleh organ hati, tetapi juga bisa ditemukan dalam makanan yang berasal dari hewan, seperti daging dan susu. Kolesterol diperlukan oleh tubuh untuk membentuk sel-sel sehat, memproduksi sejumlah hormon, dan menghasilkan vitamin D. Meskipun penting bagi tubuh, kolesterol dapat mengganggu kesehatan jika kadarnya terlalu tinggi.

Metabolisme tubuh memang memproduksi segala hal penting termasuk kolesterol. Namun bukan hanya kolesterol, apapun yang berlebihan pada tubuh pasti juga ada konsekuensinya. Karena itu, kita perlu menjaga kadar sehingga tidak mengalami kolesterol tinggi dan gejalanya. Bagaimana cara menjaganya dan apa gejala yang muncul?

Kadar Kolesterol, sumber Life Pack
Kadar Kolesterol, sumber Life Pack

Pemicu Jantung Koroner

Ada apa dengan jantung koroner? Apa kaitannya dengan kolesterol tinggi dan gejalanya? Tentu saja ini menjadi pertanyaan yang perlu dijawab. Karena kali ini kita sedang membahas seputar kolesterol.

Perlu diketahui sebelumnya, bahwa jantung koroner merupakan salah satu “pembunuh” manusia paling tinggi di dunia. Penyebab kemunculan penyakit ini tentu saja ada banyak namun salah satunya adalah kolesterol yang tinggi. Bagaimana mekanismenya sehingga seorang yang memiliki kolesterol tinggi dapat berakibat pada jantung koroner?

Kolesterol yang tinggi dapat mengakibatkan gangguan pada saluran darah tubuh manusia. Kolesterol ini akan menumpuk di dinding pembuluh darah arteri dan membentuk plak, sehingga membuat arteri menyempit. Kondisi ini disebut dengan aterosklerosis.

Aterosklerosis lama kelamaan dapat membuat aliran darah tersumbat, akibatnya menimbulkan sejumlah penyakit berbahaya seperti penyumbatan yang terjadi di pembuluh arteri jantung, sehingga otot jantung kurang mendapat nutrisi. Inilah yang nantinya bisa berakibat pada penyakit jantung koroner.

Bukan hanya itu, penyumbatan pembuluh darah sebenarnya bisa mengakibatkan penyakit lainnya selain jantung koroner. Penyakit stroke misalnya, merupakan penyakit yang disebabkan oleh adanya gangguan berupa penyumbatan pembuluh darah yang membawa darah ke otak. Selain itu ada juga arteri perifer yang disebabkan gangguan penyumbatan pembuluh darah ke tungkai.

Sebelum terjadi penyumbatan pembuluh darah akibat kolesterol tinggi, tentu saja ada “warning sign” yang bisa diketahui pada tubuh dalam bentuk gejalanya. Nah, apa saja gejala kolesterol tinggi yang bisa menjadi tanda untuk segera mengubah gaya hidup dan bila perlu meminum obat untuk mencegah datangnya berbagai penyakit?

Jenis Kolesterol

Kolesterol tinggi dan gejalanya ini perlu dipahami dengan cara memahami jenis-jenis kolesterol. Karena ternyata terdapat “kolesterol baik” yang efeknya positif bahkan dibutuhkan oleh tubuh. Lantas, apa saja jenis kolesterol yang ada?

Nigellive Kolesterol, sumber
Nigellive Kolesterol, sumber Media Desa

Menurut situs Alo Dokter, ada dua jenis lipoprotein yang utama, yaitu:

1. Low-density lipoprotein (LDL)

LDL berfungsi membawa kolesterol ke seluruh tubuh melalui pembuluh darah arteri. Apabila kadarnya terlalu tinggi, LDL akan menumpuk di dinding pembuluh arteri. LDL dikenal sebagai ‘kolesterol jahat’.

2. High-density lipoprotein (HDL)

HDL berfungsi mengembalikan kolesterol berlebih ke hati, untuk dikeluarkan dari tubuh. Oleh karena itu, HDL dikenal sebagai ‘kolesterol baik’.

Selain dua jenis kolesterol di atas, ada pula jenis lemak lain yang disebut trigliserida yang sering kali ikut diperiksa. Berbeda dari kolesterol yang diperlukan tubuh untuk membentuk sel dan sejumlah hormon, trigliserida digunakan sebagai sumber tenaga.

Trigliserida terbentuk ketika tubuh mengubah sisa kalori yang tidak terpakai oleh tubuh. Jika tubuh terus mendapat asupan kalori secara berlebihan dibandingkan dengan pemakaiannya, kadar trigliserida akan naik. Kondisi ini juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

Di bawah ini adalah nilai kolesterol normal yang terdiri LDL, HDL, trigliserida, serta kolesterol total, yang bisa diketahui dari pemeriksaan darah:

  • LDL: kurang dari 100 mg/dL.
  • HDL: 60 mg/dL atau lebih.
  • Trigliserida: kurang dari 150 mg/dL.
  • Kolesterol total: kurang dari 200 mg/dL.

Penting diingat, makin tinggi kadar kolesterol HDL, akan lebih baik bagi tubuh. Sebaliknya, makin tinggi kadar kolesterol LDL, trigliserida, dan kolesterol total, akan makin buruk bagi kesehatan. Kolesterol tinggi merupakan gabungan dari nilai kolesterol total dan LDL yang tinggi, serta HDL yang rendah.

Pola Hidup Sehat, sumber Halodoc
Pola Hidup Sehat, sumber Halodoc

Cara Menurunkan Kolesterol

Untuk mencegah berbagai penyakit akibat kolesterol tinggi dan gejalanya, lantas kita perlu menurunkan kadarnya. Cara yang bisa dilakukan adalah dengan menerapkan pola hidup sehat serta mengkonsumsi obat-obatan menurut petunjuk dokter. Nah, bagaimana maksud pola hidup sehat?

Berolahraga secara teratur dapat membantu menaikkan kadar HDL, dan mencegah serangan jantung. Lakukan olahraga ringan minimal 30 menit dalam sehari, seperti jogging, bersepeda, berenang, atau senam aerobik. Selain itu, konsumsi makanan yang mengandung kolesterol baik atau rendah kolesterol karena tubuh kita sendiri juga memproduksi kolesterol.

Nah, itu dia beberapa informasi seputar kolesterol dan gejalanya serta cara menurunkannya. Mudah-mudahan bisa memberikan manfaat untuk Anda. Simak terus berbagai informasi menarik lainnya seputar penyakit, herbal dan british propolis di website ini.

Open chat
Konsultasi via WA?