Setelah mengetahui bagaimana cara mengkonsumsi propolis bagi ibu hamil, bagaimana dengan bayi? Amankah propolis untuk bayi? Karena produk-produk propolis yang dijual juga merekomendasikan jenis propolis yang dapat dikonsumsi bagi anak-anak.

British propolis adalah produk propolis yang diproduksi menggunakan bahan yang bersumber dari lebah yang terdapat di Inggris. Selama ini, British propolis telah menjadi pilihan berbagai kalangan termasuk jenis british propolis yang cocok untuk anak-anak. Jenis british propolis green memang diperuntukkan untuk anak-anak usia 1-12 tahun sehingga aman dikonsumsi dan rasanya disuka anak-anak. Bermanfaat untuk menjaga kesehatan anak dan mengoptimalkan tumbu kembangnya.

Penyakit Umum pada Bayi

Konsumsi obat atau suplemen seperti propolis untuk bayi mungkin pernah dilakukan oleh sebagian pihak. Tujuannya tentu saja untuk mendukung kesehatan, melindungi bahkan menyembuhkan jika memang propolis dapat menjadi obatnya. Nah, sebelum itu ketahui terlebih dahulu beberapa penyakit yang umum padi bayi berikut ini.

Ilustrasi Bayi, sumber : Suara
Ilustrasi Bayi, sumber : Suara

1. Apnea (tidak bernapas spontan)

Apnea merupakan penyakit dimana seseorang tidak bernapas selama beberapa detik secara spontan ketika tidur. Tidak hanya orang dewasa, bayi yang baru lahir dan khususnya bayi prematur pun bisa mengalami apnea.

2. Sesak napas

Bayi yang mengalami sesak napas akan mengalami kesulitan saat menarik napas, atau napas bayi berbunyi disertai batuk. Waspada jika wajah bayi menjadi kebiruan akibat kekurangan oksigen.

3. Ruam popok

Ruam popok merupakan penyakit yang membuat kulit bayi iritasi. Biasanya iritasi ini disebabkan karena pemakaian popok yang tidak benar.

4. Kuning (jaundice)

Penyakit kuning ini biasanya membuat kulit dan mata bayi berwarna kuning. Sampai batas-batas tertentu, penyakit ini tidak berbahaya, tapi ibu perlu waspada jika kuning pada bayi tidak kunjung hilang.

5. Eksim susu (dermatitis atopi)

Eksim susu merupakan salah satu masalah kulit paling umum ditemukan pada bayi. Mitosnya, dinamakan eksim susu karena ASI yang mengenai kulit di sekitar mulut bayi yang menyebabkan bercak merah.

6. Batuk pilek

Virus bisa menjadi penyebab penyakit ini menyerang bayi. Segera bawa ke dokter jika bayi batuk pilek hingga kemampuan minumnya berkurang, atau tidak sembuh lebih dari seminggu.

7. Infeksi saluran napas

Infeksi saluran napas merupakan segala bentuk infeksi yang menyerang saluran pernapasan atas (ISPA). Tak jarang juga saluran pernapasan bawah. Infeksi saluran napas ini bisa saja terjadi pada bayi baru lahir (newborn).

8. Infeksi telinga tengah

Infeksi telinga tengah menyerang salah satu bagian telinga, yaitu telinga bagian tengah atau daerah sekitar gendang telinga.

Perawatan Bayi Baru Lahir, sumber Klik Dokter
Perawatan Bayi Baru Lahir, sumber Klik Dokter

9. Sembelit

Biasanya terjadi karena bayi kekurangan cairan atau akibat perubahan makanan dan dimulainya pemberian makanan padat pertama. Waspada jika sembelit masih terjadi sampai lebih dari satu bulan.

10. Muntah

Muntah bisa terjadi karena bayi kekenyangan, terlalu banyak udara dalam lambung, dan sebagainya. Waspada bila bayi terus menerus muntah tanpa henti.

11. Diare

Virus yang biasa disebut rotavirus seringkali menjadi penyebab diare, di samping penyebab-penyebab lainnya. Ibu harus waspada jika diare disertai darah.

Manfaat Propolis

Secara umum, mungkin belum ada penjelasan detail seputar manfaat propolis untuk bayi. Bahkan, beberapa ahli menyarankan agar tidak memberikan apapun pada bayi selain dari ASI. Tim redaksi British Propolis Ippho.com juga setuju seputar pendapat ini. Umumnya, propolis ampuh jika dimanfaat untuk gangguan kesehatan berikut ini.

Menurut situs alodokter, Beberapa kondisi yang kemungkinan dapat diatasi dengan propolis:

1. Luka melepuh di sekitar bibir (cold sore)

Luka melepuh di sekitar bibir ini disebut juga cold sore, diduga bisa diobati dengan propolis. Mengoleskan propolis pada lepuh tersebut diperkirakan dapat mempercepat penyembuhan dan mengurangi rasa sakit.

2. Herpes Genital

Propolis juga diduga dapat membantu penyembuhan luka herpes genital yang disebabkan oleh virus herpes simpleks tipe 2 (HSV-2). Beberapa penelitian menunjukkan bahwa penyembuhan luka lebih cepat jika dibandingkan dengan pengobatan konvensional seperti obat oles acyclovir. Tapi, pernyataan ini masih perlu diuji ulang untuk pembuktian lebih lanjut.

3. Obat Kumur

Mempercepat penyembuhan dan mengurangi rasa sakit dan peradangan setelah operasi mulut.

British Propolis Green, sumber Ippho.com
British Propolis Green, sumber Ippho.com

Cara Mengkonsumsi Propolis

Terdapat berbagai produk propolis yang bisa dikonsumsi oleh anak-anak. Tentu saja tidak mungkin begitu saja dapat dijual produk semacam ini jika ternyata membahayakan. Untuk itu, ketahui kebolehan mengkonsumsi dan cara mengkonsumsi propolis untuk bayi dan kalangan lainnya.

Jika Anda mengkonsumsi propolis untuk mengobati gangguan seperti virus, bakteri dan jamur di dalam tubuh, teteskan 5 – 7 tetes pada air hangat. Konsumsilah dengan cara ini sebanyak 2 kali sehari.

Untuk anak usia 5-12 tahun: Teteskan 2-3 tetes British Propolis ke dalam 50 ml air hangat. Minum 2x sehari pagi dan malam dengan dosis serupa. Anak dibawah usia 5 tahun: Teteskan 1-2 tetes British Propolis ke dalalam 1 sendok teh air hangat, minum 1x sehari. Sedangkan penggunaan untuk wanita hamil, bayi dibawah usia 2 tahun, dan manula diatas 60 tahun, maksimal 2 tetes 2 kali sehari.

Nah, itu dia berbagai ulasan seputar berbagai gangguan kesehatan pada bayi dan anjuran untuk mengkonsumsi propolis untuk bayi yang perlu diketahui. Lantas, apakah Anda termasuk salah satu yang memilih propolis sebagai suplemen kesehatan keluarga tercinta? Silahkan cek produk British Propolis di halaman ippho.com.

Semoga ulasan dan informasi di atas dapat menambah berbagai referensi kesehatan untuk Anda. Simak terus berbagai ulasan seputar kesehatan dan nutrisi tubuh di halaman website ini. Silahkan menyapa kami melalui nomor kontak atau berikan komentar Anda.

Open chat
Konsultasi via WA?